2017-08-19 12:51:35

"Menyapih dengan Cinta ala Ummu Uwais"

Image

 

Anak udah dua tahun lebih, tapi masih menyusui? Dinikmati saja, ya, Mak. Ibu yang bahagia adalah ibu yang menyusui dengan cinta dan menyapih juga dengan cinta. Ingat, kan, Mak. Waktu pertama dia lahir, kita berusaha membuatnya bisa menyusu. Sekarang ketika dia menikmati hal itu, kenapa kita tiba-tiba kita memaksanya berhenti.

Saya tidak bermaksud menggurui emak. Hanya ingin berbagi pengalaman saat menyapih Uwais. Alhamdulillah, dia bisa berhenti menyusu di usia 1,9 tahun. Tidak genap dua tahun, ya emak hanya mendekati. Kurang tiga bulan lagi.

Saya emang niatnya dua tahun berhenti, tapi anaknya sendiri yang menolak. Alhamdulillah. Ketika ibu yang lain kewalahan menyapih anaknya, saya diberi kemudahan. Itu adalah nikmat yang tidak dimiliki semua orang.

Ini yang saya lakukan saat Uwais berusia 1,8 bulan. Sekali lagi tidak bermaksud menggurui emak, hanya untuk berbagi pengalaman. Jika dirasa bermanfaat silakan diambil, jika tidak silakan ditinggalkan. 

  1. Berkomunikasi ketika menyusui

Sugestikan pikirannya, Mak. Jangan berpikir bayi tidak bisa memahami ucapan kita, ya. Itu salah besar. Apalagi jika sudah bisa melakukan semua aba-aba kita.

Ketika menyusu katakan bahwa tidak lama lagi ade sudah harus berhenti nenen. Kalau lapar harus makan. Kalau haus harus minum air putih atau jus.

 

  1. Hindari kebohongan

Jadilah ibu yang baik, ya, Mak. Hindari kebohongan sekecil apapun saat membesarkan anak-anak termasuk saat emak ingin menyapih. Jangan katakan payudara emak luka lalu dibalut plester atau dibaluri daun yang pahit. Kasihan, Mak. Ini akan berpengaruh di psikologisnya.

 

  1. Tidak menawarkan dan tidak juga menolak.

Biasanya kita akan menawari jika ingin membuat anak cepat tertidur. Stop, Mak. Jangan lagi ditawari, tapi jika dia meminta jangan menolak. Berikan tapi dibatasi cukup dua kali saat tidur. Jika ia meminta lagi, berikan air putih.  Emang, sih sedikit merepotkan. Ya, namanya jadi orangtua ya, kudu repot.

Kenapa saya sarankan air putih bukan susu? Karena Uwais sejak kecil menolak semua jenis susu. Setelah usia dua tahun baru mau minum susu kotak.

 

  1. Jangan ganti dengan dot

Please, ya, Mak. Berikan minum melalui gelas. Dot atau empeng bisa menjadikan ketergantungan. Sangat sulit melepaskan benda-benda tersebut.  

 

  1. Siapkan makanan

Jangan menawarkan nenen, lebih baik tawarkan makanan, cemilan, atau buah. Kalau Uwais, saya sering menyiapkan roti, semangka, biskuit atau jus.

Kalau dia kenyang, insyaallah pikirannya teralihkan dan tidak minta nenen lagi.

 

  1.  Minta bantuan

Saat menyusui, kita juga membutuhkan dukungan orang-orang sekitar, kan? Nah, ini berlaku juga saat menyapih. Mintalah bantuan suami atau keluarga yang lain. Tapi tetap, ya, suamilah yang menjadi garda utama.

Ketika Uwais terbangun tengah malam dan rewel, suamilah yang mengajaknya bermain.

 

  1. Doa lalu bertawakal.

Sabar adalah kunci segala sesuatu. Kita sudah berusaha, tapi anak masih tetap betah menyusui. Pasrahkanlah segala urusanmu pada sang penguasa. Tidak ada cara lain yang mendamaikan hati kecuali bertawakal kepada-Nya.

Jangan lupakan doa-doamu disetiap sujud panjang. Jangan remehkan doa. Karena doa mampu mendatangkan apapun bahkan tanpa diusahakan. Adakah? Yess, Mak. Tapi tetap yang berusaha sambil berdoalah yang lebih utama, daripada yang berdoa tanpa usaha.

 

Manfaat Menyapih dengan Cinta

 

  1. Menolak tawaran menyusui

Ingin saya, Uwais berhenti menyusui kalau sudah dua tahun. Ternyata saya kecepatan melatihnya. Dia sudah menolak menyusui sebelum dua tahun. Katanya nenen nggak enak, lebih nikmat jus.  

 

  1. Asi tidak bengkak

Saya sangat kasihan pada mereka yang tiba-tiba menghentikan penyusuan. Salah satunya karena payudaranya bengkak. Alhamdulillah hal itu tidak berlaku pada saya. Mungkin karena metode bertahap yang sudah saya jalankan, jadi payudara tidak kaget. Lambat laun berhenti dengan sendirinya tanpa harus menahan sakit karena PD bengkak hingga demam.

 

Demikian, sedikit berbagi pengalaman dari Momnya Uwais. Semoga bermanfaat, ya Mak. Hidup di dunia hanya sebentar, abadikan diri kita dengan kebaikan.

   

     

Salam Ummu Uwais

Nirania

Nira Njl

Nira nia emak dari Uwais dan Umair. Pembelajar yang haus. Menulis untuk berbagi menulis untuk dikenang.

Search

Most View

other5 Tips Berani Nyetir Sendiri Untuk Para Emak

Banyak Emak-emak yang sudah lama punya SIM A, bahkan sudah pernah b [...]

2016-05-04 21:47:23 view : 612356

otherTips mengaktifkan kembali kartu indosat ooredoo yang telah hangus

Cara mengaktifkan (re-aktivasi) kartu M3 ooredoo yang telah [...]

2017-05-13 23:39:54 view : 20622

inspirationPernah Bangkrut Maka Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, o [...]

2016-09-30 09:10:18 view : 17244

bisnisSyarat Pencabutan NPWP Istri

Oleh: Zeti Arina

[...]

2016-02-18 06:33:42 view : 9971

Latest posts

otherMenjadi Tua dan Sunyi

       Menyaksikan orang-orang sekita [...]

2017-09-18 13:08:22 view : 71

cerpenIBU DAN CEMBURU 2 AKHIRNYA HARUS PERGI

IBU DAN CEMBURU 2: AKHIRNYA HARUS PERGI

[...]

2017-09-16 12:08:07 view : 114

inspirationMenyapih dengan Cinta ala Ummu Uwais

 

Anak udah dua tahun lebih, tapi masih menyusui? Di [...]

2017-08-19 12:51:35 view : 185

motivasiBUDAYA EWUH PAKEWUH

Mak, ada yang masih ingat nggak dengan kata “ewuh pakewuh?&rd [...]

2017-07-24 15:04:03 view : 216