2017-07-24 15:04:03

"BUDAYA EWUH PAKEWUH"

Image

Mak, ada yang masih ingat nggak dengan kata “ewuh pakewuh?”  Kata itu dulu sangat kental melekat pada masa pemerintahan  era orde baru dan sangat membudaya di masyarakat.  Dalam bahasa sansekerta,  ewuh   artinya “repot” sedangkan pakewuh  memiliki arti “tidak enak perasaan.” Sementara   masyarakat mengartikannya “sungkan” atau  menghormati.

Ewuh pakewuh merupakan suatu  budaya jawa,  yang  dapat diartikan sebagai etika. Saling menjaga dan hormat menghormati, yang erat kaitannya dengan jalinan kedekatan suatu hubungan dalam masyarakat dari orang-orang tertentu.  Hubungan itu  bisa berupa apa saja, baik sebagai teman, saudara, tetangga, serta mungkin hanya kenalan.   Biasanya seseorang menerima kebaikan  atau   telah dibantu orang lain,  merasa berhutang budi pada orang yang menolongnya.  Hal tersebut  membuat tidak obyektif dan  sulit untuk menolak atau mengabaikan permintaannya,  bahkan pendapat orang tersebut.

Penerapan budaya ewuh pakewuh  yang berlebihan akan menimbulkan suatu ketidakbenaran.  Misalnya seseorang yang sudah terlalu banyak menerima pemberian atau kebaikan dari orang lain, akan sulit menegur si pemberi tersebut ketika si pemberi tersebut melakukan kesalahan. Dalam lingkup  pekerjaan, hal ini biasa terjadi antara bawahan  dan atasan. Sisi negatifnya, apabila  atasan melakukan  kesalahan, sang bawahan terkesan menutupi atau  membiarkannya seakan dia tidak mengetahuinya.  Dampak lainnya, akan   memicu seseorang menjadi  “Yes Man” atau Asal Bapak Senang (ABS). Di depan berkata iya, tetapi lain di belakang. Hal itu  juga bisa terjadi di masyarakat, antara seseorang dengan orang lain.

Budaya ewuh pakewuh, sebaiknya diimbangi dengan sikap asertif.  Pengertian asertif sendiri kebalikan dari ewuh pakewuh, yaitu  berani mengatakan yang benar dan siap untuk tidak disenangi orang lain.  Seorang yang  bersikap asertif,  berani mengatakan apa yang benar  tanpa perlu merasa ada hutang budi atas kebaikan orang lain.  Bahkan ia sangat selektif menerima pemberian orang, agar   nantinya tidak   menganggunya dalam menegakkan kebenaran.  Jadi Mak,  budaya ewuh pakewuh itu dapat menimbulkan korupsi berjamaah loh.

 

 

 

Image
Image

Search

Most View

other5 Tips Berani Nyetir Sendiri Untuk Para Emak

Banyak Emak-emak yang sudah lama punya SIM A, bahkan sudah pernah b [...]

2016-05-04 21:47:23 view : 614515

otherTips mengaktifkan kembali kartu indosat ooredoo yang telah hangus

Cara mengaktifkan (re-aktivasi) kartu M3 ooredoo yang telah [...]

2017-05-13 23:39:54 view : 48578

inspirationPernah Bangkrut Maka Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, o [...]

2016-09-30 09:10:18 view : 17780

food5 Makanan Penetralisir Setelah Makan Daging

Ketika hari raya Idul Fitri ataupun Idul Adha sudah bisa dipastikan [...]

2016-09-13 22:17:06 view : 11575

Latest posts

parentingKenali Gejala Diabetes Pada AnakAnak Agar Mudah Menghindarinya

Mak, selama ini mungkin sering mendapatkan informasi penyakit diabe [...]

2017-11-16 23:56:06 view : 20

news Penderita Diabetes Sebaiknya Melakukan Hal Ini Agar Gula Darah Tetap Normal

Mak, saya mau berbagi pengalaman nih. Cerita tentang almarhumah ibu [...]

2017-11-14 17:47:54 view : 22

parentingBayi Enam Bulan Harus Makan Sendiri Menurut Emak

Secara natural, bayi memasukkan apa saja yang bisa ia genggam ke da [...]

2017-11-12 22:18:48 view : 30

newsOrang Dewasa yang Direkomendasikan Melakukan Imunisasi Influenza

Mak, selama ini orang menganggap bahwa imunisasi hanya diperuntukka [...]

2017-11-10 17:01:29 view : 26