2017-06-11 07:51:57

"7 Trik Balita Asyik Mudik"

Image

Tidak terasa Ramadhan sudah berlalu separuh waktu. Di satu sisi hati merasa sedih akan ditinggalkan Ramadhan yang penuh keutamaan. Di sisi hati yang lain merasa senang karena rencana mudik semakin di depan mata. Bagi Ibu yang memiliki balita kadang timbul rasa khawatir, bagaimana kalau si kecil rewel bahkan ngambek minta pulang ke rumah karena tidak nyaman di perjalanan? Yuk simak beberapa trik berikut, agar mudik menjadi asyik, sehingga balita nyaman dan ibu pun tenang. 

1. Persiapkan niat dan hati si kecil

Arahkan si kecil untuk berniat mudik karena Allah sebagai ibadah ingin berbakti kepada kakek nenek dan menjalankan sunnah Rasulullah yaitu silaturrahim dengan saudara dan kerabat. Bimbing si kecil untuk berhati gembira menyambut rencana mudik. Beri pengertian sederhana seperti, "Ade, kita mau pergi ke rumah kakek nenek. Nanti disana senang deh, Ade bisa main sama kakek nenek dan saudara-saudara, bisa sama-sama sayang. Kalau kita sayang sama kakek nenek dan saudara, nanti kita tambah disayang sama Allah dan Rasulullah."

2. Persiapan mental dan fisik si kecil

Siapkan mental si kecil dengan memberi gambaran sederhana tentang kondisi mudik. Misalnya, "Ade, kita akan pergi ke rumah nenek naik mobil, rumahnya jauh, berangkatnya pagi pas Ade bangun tidur, sampai disana sudah malam. Nanti di jalan mungkin macet karena semua orang sama pergi mudik juga, jadi akan banyak mobil di jalan, harus antri berjalan. Tapi insya Allah Ade akan senang deh pas sudah sampai rumah nenek." Perhatikan juga agar orang tua menjaga hubungan baik dengan pasangan menjelang dan saat mudik. Jangan sampai mudik dalam kondisi sedang ada pertengkaran. Suasana hati orang tua sangat berpengaruh terhadap suasana hati anak. Jaga kondisi fisik kesehatan si kecil menjelang mudik, perhatikan pola makan dan pola istirahatnya. Jika takdir Allah si kecil kurang sehat, pergi ke dokter terlebih dahulu untuk konsultasi apakah kondisinya memungkinkan diajak mudik dan bawa bekal obatnya. Simpan obat bersama tempat menyimpan makanan agar tidak lupa diberikan.

3. Persiapan makanan dan minuman 

Siapkan bekal yang cukup. Buah, air putih, termos air panas jika si kecil minum susu formula, makanan ringan, susu kotak, minuman sehat. Libatkan si kecil untuk mempersiapkan bekalnya dengan mengajaknya memilih makanan dan minuman apa yang mau dibawa, agar si kecil semangat dan senang. Jika anak tidak mau makan nasi lengkap dengan lauk pauk, jangan dipaksa. Beri pilihan karbohidrat lain seperti roti, stik kentang, mie telor. Nutrisi dari lauk pauk bisa diganti dari buah, madu balita, jus, susu. Kita saja orang dewasa dewasa, kadang jika dalam perjalanan tidak selera dengan menu seperti di rumah hehe, maka mengajak si kecil makan bakso dan semacamnya di tempat yang bersih, bisa menjadi pilihan bijak agar perut anak masuk makanan. Perhatikan baik-baik  jam makan cemilan, satu jam sebelum jadwal makan, sebaiknya atur si kecil agar tidak ngemil yang mengenyangkan, sehingga pada saat jam makan berat tidak kenyang dengan makanan ringan. Siapkan wadah terpisah khusus bekal makanan simpan di dekat tempat duduk kita agar mudah mengambilnya.

4. Persiapan baju ganti dan perlengkapan

Siapkan baju ganti si kecil, perlengkapan mandi, tisu basah, tisu kering di tas tersendiri, terpisah dari koper agar memudahkan mengambilnya saat akan digunakan. Beri pengertian sederhana kepada si kecil, misalnya, "Ade, karena kita lagi pergi mudik, nanti Ade ganti bajunya di mobil ya atau di kamar mandi umum. Gapapa ya, Ibu temani dan bantu koq. Teman - teman Ade yang pergi mudik juga sama, ganti bajunya di mobil atau di kamar mandi umum. Memberi tahu di awal cukup meminimalisir penolakan si kecil saat akan digantikan baju agar tidak terjadi drama.

5. Persiapan suplemen dan Obat

Siapkan suplemen penjaga stamina si kecil seperti madu balita, nabeez, buah, susu, vitamin, air jeruk, jus. Untuk jus agar lebih awet, dapat dibuat murni buah tanpa susu, gula/madu. Jika akan diminum baru ditambahkan. Menyimpan di coolerbag bisa semakin menambah awet. Siapkan juga obat-obatan dasar seperti minyak telon/kayu putih, penurun panas, oralit, termometer, untuk berjaga-jaga. Satukan ini dengan tas obat-obatan atau makanan. 

6. Persiapan peralatan pendukung

Jika perjalanan memakan waktu lama, siapkan bantal selimut untuk si kecil, juga gendongan. Jika memang diperlukan gunakan car seat dan bawalah bouncer. Kupluk hangat juga diperlukan untuk melindungi kepala si kecil. Bawa selalu payung untuk berjaga-jaga saat harus keluar kendaraan dalam keadaan hujan.

7. Persiapan kegiatan di perjalanan

Hal dasar yang membuat si kecil rewel biasanya adalah lapar, haus, ngantuk dan bosan. Orang tua harus peka mengenali gejala - gejala rewel si kecil. Pastikan si kecil dan keadaan kenyang dan cukup minum. Pastikan si kecil cukup tidur, jika perlu kelonin sampai tidur. Untuk mengatasi bosan, orang tua harus memberi perhatian yang cukup kepada si kecil. Jangan sampai sibuk dengan gadget sementara si kecil termangu. Jangan dulu tidur sebelum si kecil tidur, baiknya tidur bersama hehe. Ajak ngobrol, tanggapi dengan penuh perhatian jika si kecil bertanya atau berceloteh. Jika ada kakak, minta kakaknya untuk mengajaknya bercanda. Bawa buku, bacakan kisah untuknya. Bawa mainan satu atau dua penghilang bosan. Sesekali ajak si kecil mengubah posisi duduk atau berdiri. Jika di kereta atau bis sesekali ajaklah berjalan-jalan berkeliling. Jika di mobil, berhentilah di rest area atau masjid untuk shalat, istirahat dan sejenak mengajaknya berjalan-jalan melepas bosan.

Dengan mempersiapkan sedari awal kondisi si kecil, insya Allah akan lebih memudahkan perjalanan mudik menjadi asyik. Bagi yang akan mudik, selamat mudik ya. Semoga sehat dan selamat sampai tujuan.

Hikmah Yulitasari

Seorang ibu tidak sempurna yang terus belajar bertumbuh agar lebih baik untuk keluarga. Saat ini sedang belajar berbagi manfaat lewat tulisan dan beberapa komunitas. Menyukai dunia pendidikan anak dan sejarah.

Search

Most View

other5 Tips Berani Nyetir Sendiri Untuk Para Emak

Banyak Emak-emak yang sudah lama punya SIM A, bahkan sudah pernah b [...]

2016-05-04 21:47:23 view : 612354

otherTips mengaktifkan kembali kartu indosat ooredoo yang telah hangus

Cara mengaktifkan (re-aktivasi) kartu M3 ooredoo yang telah [...]

2017-05-13 23:39:54 view : 20620

inspirationPernah Bangkrut Maka Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, o [...]

2016-09-30 09:10:18 view : 17243

bisnisSyarat Pencabutan NPWP Istri

Oleh: Zeti Arina

[...]

2016-02-18 06:33:42 view : 9970

Latest posts

otherMenjadi Tua dan Sunyi

       Menyaksikan orang-orang sekita [...]

2017-09-18 13:08:22 view : 71

cerpenIBU DAN CEMBURU 2 AKHIRNYA HARUS PERGI

IBU DAN CEMBURU 2: AKHIRNYA HARUS PERGI

[...]

2017-09-16 12:08:07 view : 114

inspirationMenyapih dengan Cinta ala Ummu Uwais

 

Anak udah dua tahun lebih, tapi masih menyusui? Di [...]

2017-08-19 12:51:35 view : 184

motivasiBUDAYA EWUH PAKEWUH

Mak, ada yang masih ingat nggak dengan kata “ewuh pakewuh?&rd [...]

2017-07-24 15:04:03 view : 216