2016-09-30 09:10:18

"Pernah Bangkrut Maka Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen"

Image

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, omset mencapai 600-700 juta/bulan, dan sudah bisa membeli tanah, tapi berujung bangkrut. Hal tersebut justru tidak membuat Dinii Fitriyah trauma berbisnis. Ia pun berbagi cerita bagaimana bangkit dan kini memiliki usaha baru yang berhasil menggandeng 300 agen. 

Bisnis Komputer Bangkrut dan Aset Hilang
Emak dari tiga anak memilih berbisnis karena tidak ada pilihan lain. Saat itu, ijazah miliknya dan suami hilang terbawa banjir. Apalagi ia memang sudah berbisnis sejak masih kuliah. Antara lain konter HP, toko foto copy dan ATK, antar jemput anak sekolah, rental mobil, pecel lele, dan toko komputer. Dan semua bisnis tersebut sudah kolaps.

Emak kelahiran Palembang ini memang pernah memiliki bisnis komputer yang berkembang pesat. Tapi karena ingin nambah modal, ia mengajukan pinjaman ke bank. Sayangnya, di tahun keempat, cicilan macet dan musibah datang beruntun. Mulai mengalami pendarahan saat hamil anak ketiga, suami tabrakan di Semarang, sehingga hampir dua bulan konsentrasi menyelesaikan masalah tersebut. Ditambah dengan karyawan yang tidak amanah, sekaligus dollar yang terus naik tajam, hingga musibah banjir yang datang tanpa diduga. Akhir tahun 2014, usahanya tutup dan semua aset serta  hartanya melayang.

Pada Oktober 2014, Emak 35 tahun ini seolah kembali ke titik minus. Ia beserta suami dan anak-anaknya pergi meninggalkan rumah yang sudah dicap “Rumah ini akan segera dilelang”. Lalu mengungsi ke kamar kos ukuran 2,5x3 sehingga sekamar berlima dan tidur beralaskan karpet. Belum lagi setumpuk utang yang hingga kini masih dicicil. Sejak saat itu, ia membatasi jatah makanan anak-anak, pindah ke sekolah negeri agar gratis, dan menitipkan si bungsu kepada adiknya karena tidak mampu membeli susu dan diapers. 

Mulai Berbisnis dari Nol Lagi
Ibu rumah tangga yang satu ini pun berjuang mati-matian agar dapat bertahan hidup. “Saya berjualan aksesori di alun-alun setiap minggu pagi, belanja barang ke Jakarta naik bis berangkat subuh dan pulang subuh, akrab dengan terminal, akrab dengan Cikampek di larut malam, tidur di stasiun Senen sudah biasa, nongkrong di Palimanan nunggu elf jam 3 pagi sudah rutin saya lakukan, makan sehari sekali juga Alhamdulillah,” kenangnya. 

Satu hal disadari Emak dari Andiennayla Alfakhira ini, agar bisa melesatkan bisnis lagi, yaitu terus belajar dari kesalahan-kesalahan di masa lalu. Januari 2016, ia dan keluarga  hijrah total ke Bandung. Tidak hanya pindah tempat tinggal, tapi “hijrah” secara keseluruhan termasuk penampilannya. Ia mengontrak rumah kecil di Bandung dengan biaya 1 juta/bulan. Di kota kembang tersebut, ia mencari ide dan inspirasi ke berbagai tempat, mengikuti pelatihan gratis, sampai akhirnya bertemu dengan komunitas Tangan Di Atas (TDA).

Di komunitas tersebut, Emak yang ulang tahun setiap tanggal 6 Agustus ini, mencari banyak ilmu hingga tercetus berbisnis baju muslim. Dengan ditemani sahabat sesama anggota TDA, ia belajar mengenal kain, proses produksi hingga bisa dijual. Ia menambahkan, “Saya juga belajar mengenai bisnis online dengan banyak pakar. Saya praktekan satu-satu semua ilmu itu meskipun dengan apa adanya. Selain itu, saya juga belajar dengan Indari Mastuti.”

“Melahirkan” Brand Mouza 
Pada 1 februari 2016 lalu, Brand Mouza untuk pertama kali melakukan launching produknya. Emak dari Deidanish Dzimar ini, memproduksi gamis sekitar 400 pcs. Di hari pertama, sukses terjual 208 pcs. Sebagian keuntungannya masih bisa membuat keluarganya pindah ke rumah kontrakan yang lebih memadai dan lebih nyaman. Saat ini, Mouza sudah menjual ribuan produknya. Selain itu, ada juga khimar, pashmina, outer, kaos kaki, bross, dan masih banyak lagi. Bahkan ketika launching ke 6, Mouza berhasil mencatat penjualan 1000 pcs dalam hari pertama launching. Hingga kini, memiliki agen lebih dari 300 orang. “Mouza terus meningkatkan kapasitas produksinya secara bertahap. Kenapa bertahap? Karena Mouza tidak membesarkan bisnisnya dengan investasi atau pinjaman maupun utang. Maka, 100% memutar uang yang ada, memutar modal pertama dulu yang tak sampai 10 juta. Dan 100% Mouza bisnis dengan uang cash,” tegasnya. 

Tips Melesatkan Bisnis
Sebelum menutup wawancara, Emak dari Defandry Ermanu ini berbagi tips agar bisa melesatkan bisnis, yaitu:
1.Gunakan waktu sefektif mungkin. Ia bangun lebih pagi, dan tidur lebih malam dari biasanya. 
2.Belajar, belajar, belajar dan terus belajar. Tak peduli itu gratisan atau berbayar. Yakin saja jika semua ilmu itu akan bermanfaat, entah untuk dipraktekan atau untuk dibagikan lagi.
3.Mencatat setiap kesalahan yang pernah dilakukan saat bisnis terdahulu. Selalu mengingat agar tidak diulangi.
4.Menemui banyak orang untuk berdiskusi, silaturahim dengan banyak pelaku bisnis untuk sharing, berkonsultasi dengan ahli untuk masalah dalam bisnis. 
5.Membeli buku dari yang murah sampai yang mahal untuk belajar. 
6.Melakukan marketing langit. 
7.Menjadikan orangtua sebagai raja dan ratu, mengistimewakan mereka dalam bagaimanapun keadaannya. Usahakan, ada sedekah rutin setiap bulannya.
8.Jangan terlalu banyak alasan untuk maju, agar Allah juga tak perlu memberi alasan untuk melimpahkan rezeki. Jangan pakai alasan repot punya anak, alasan enggak bisa ini itu, dan alasan lain, tapi move on! Dengan mencari solusi agar bisa maju.
9.Jangan baperan. Mau di-PHP-in, dapat komplain, tidak ada pembeli, atau omset turun, jangan baper. Hadapi dengan biasa saja dan tetap terus istiqomah menjalankan strategi, karena semua butuh proses.

“Yang jelas, hidup itu sulit, maka lakukanlah sesuatu agar menjadi mudah,” pungkasnya.

Emak ada yang ingin berkenalan dengan Dinii atau ingin order Mouza?
Silahkan hubungi:
WA : 081320042074 
IG Pribadi : Diniifitriyah 
FB : https://www.facebook.com/Diniifitriyah 
FP/ IG : Mouza Muslimah 
web : mouzamuslimah.com
 

Image
Image

Search

Most View

other5 Tips Berani Nyetir Sendiri Untuk Para Emak

Banyak Emak-emak yang sudah lama punya SIM A, bahkan sudah pernah b [...]

2016-05-04 21:47:23 view : 612355

otherTips mengaktifkan kembali kartu indosat ooredoo yang telah hangus

Cara mengaktifkan (re-aktivasi) kartu M3 ooredoo yang telah [...]

2017-05-13 23:39:54 view : 20620

inspirationPernah Bangkrut Maka Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, o [...]

2016-09-30 09:10:18 view : 17244

bisnisSyarat Pencabutan NPWP Istri

Oleh: Zeti Arina

[...]

2016-02-18 06:33:42 view : 9970

Latest posts

otherMenjadi Tua dan Sunyi

       Menyaksikan orang-orang sekita [...]

2017-09-18 13:08:22 view : 71

cerpenIBU DAN CEMBURU 2 AKHIRNYA HARUS PERGI

IBU DAN CEMBURU 2: AKHIRNYA HARUS PERGI

[...]

2017-09-16 12:08:07 view : 114

inspirationMenyapih dengan Cinta ala Ummu Uwais

 

Anak udah dua tahun lebih, tapi masih menyusui? Di [...]

2017-08-19 12:51:35 view : 184

motivasiBUDAYA EWUH PAKEWUH

Mak, ada yang masih ingat nggak dengan kata “ewuh pakewuh?&rd [...]

2017-07-24 15:04:03 view : 216